10 Mitos Seputar Penyakit Diabetes

Mitos seputar diabetes
Mitos seputar diabetes

Mitos seputar diabetes – Ada pernyataan bagi orang yang mengidap diabetes seperti “Jangan terlalu banyak makan gula” atau “Rumit sekali memilih makanan yang tidak beresiko Diabetes”. Mungkin sering kali kita mendengar kata kata tersebut untuk mengingatkan kita akan bahayanya penyakit Diabetes. Tapi apakah anda tahu bahwa 2 pernyataan di atas adalah mitos? Lalu apakah ada mitos mitos lainnya tentang Diabetes? Mari kita simak pembahasan berikut ini:
 Mitos 1: Terlalu Banyak Makan Gula Menyebabkan Diabetes
Kenapa Diabetes dapat terjadi? Penyebabnya belum terlalu dimengerti. Namun yang telah diketahui genetik adalah faktor utama dan terlalu banyak makan gula tidak otomatis menyebabkan diabetes. Sebaliknya, Diabetes terjadi karena tubuh kehilangan kemampuan untuk mengubah gula yang kita makan menjadi energi.
Contoh seseorang yang memiliki keturunan penyakit diabetes, kemampuan tubuhnya untuk mengelola gula, lemah. Tingkat kelemahannya berbeda dalam setiap individual. Pada yang parah, minum segelas teh manis sudah dapat memicu gejala diabetes. Pada yang ringan, gejala baru akan nyata saat usia tua dan melakukan pola diet yang tidak sehat.

 Mitos 2: Terlalu Banyak Aturan Dalam Diet Diabetes
Aturan sesungguhnya sangat mudah, pilihlah makanan yang sesuai dengan aktivitas individu Penderita Diabetes dan konsumsilah obat yang sesuai, untuk yang menjaga kadar gula darah mendekati normal.

 Mitos 3: Karbohidrat Buruk untuk Penderita Diabetes
Sebaliknya, Karbohidrat baik untuk Diabetes. Karbohidrat menjadi fondasi untuk diet sehat menu Diabetes. Karena Karbohidrat memiliki efek yang besar pada kadar gula dalam darah, maka Penderita Diabetes diminta untuk mengawasi berapa banyak karbohidrat yang mereka makan. Jenis Karbohidrat yang baik seperti: Roti gandum, buah-buahan berserat, sayuran.

 Mitos 4: Protein Lebih Baik Daripada Karbohidrat Untuk Penderita Diabetes
Terlalu banyak protein akan menimbulkan masalah untuk penderita Diabetes. Karena kebanyakan makanan kaya protein , seperti daging, juga mengandung Lemak Jenuh. Terlalu banyak mengkonsumsi lemak jenuh dapat meningkatkan resiko Penyakit Jantung. Dalam Diet Diabetes, dianjurkan hanya 15 – 20% protein dari total kalori yang dimakan setiap harinya.

 Mitos 5: Selama Ada Obat Diabetes, Penderita Bebas Makan Apa Saja
Obat Diabetes yang disarankan oleh Dokter bekerja lebih baik ketika digunakan sesuai dengan dosisnya. Jika penderita Diabetes meningkatkan konsumsi dosis obat untuk menyeimbangkan kadar gula darah akibat dari makanan yang dikonsumsi akan dapat berakibat buruk. Baca juga info seputar obat tradisional diabetes yang ampuh.

 Mitos 6: Penderita Diabetes Harus Pantang Makanan Favoritnya
Tidak ada alasan untuk pantang makanan favorit. Berikut Tips-tipsnya :
1. Mengubah cara penyajian (direbus misalnya)
2. Mengubah makanan yang dikonsumsi yang biasanya dimakan bersama menu favorit
3. Mengurangi porsi menu favorit

 Mitos 7: Penderita Diabetes Harus Pantang Makanan Penutup
Sama seperti Mitos 6, anda dapat menyiasati menu makanan penutup seperti :
1. Menggunakan pemanis buatan
2. Mengurangi Porsi makanan penutup
3. Menggunakan Buah-buah segar atau minyak sayur ketika mempersiapkan makanan penutup

 Mitos 8: Pemanis Buatan Berbahaya Bagi Penderita Diabetes
Tidak. Karena Pemanis buatan jauh lebih manis daripada Gula dengan jumlah yang sama, maka dibutuhkan lebih sedikit penggunaan pemanis buatan untuk mendapatkan rasa manis yang sama dalam gula. Sehingga konsumsi kalori lebih sedikit dibandingkan dengan menggunakan gula.

 Mitos 9: Penderita Diabetes Harus Memakan Menu Khusus Diabetes
Sebenarnya tidak ada yang namanya “Menu untuk Diabetes”. Makanan yang sehat untuk Penderita Diabetes juga pilihan yang baik untuk Non-Diabetes.
Perbedaannya hanyalah sebagai Penderita Diabetes harus memonitor makanan yang dimakan. Termasuk jumlah kalori, karbohidrat, Protein dan lemak yang dikonsumsi.

 Mitos 10: Menu Diet adalah yang Terbaik untuk penderita Diabetes
Hanya karena sebuah makanan dilabel dengan “Diet” bukan berarti itu pilihan yang lebih baik bagi penderita Diabetes. Malah, makanan “Diet” bisa menjadi pilihan yang mahal dan sama sehatnya dengan makanan biasa atau makanan yang dipersiapkan sendiri. Asalkan dalam pemilihan makanan, mempelajari berapa kalori yang terkandung dalam makanan tersebut sehingga Penderita Diabetes dapat bebas menentukan jenis makanannya.

Itulah 10 mitos diabetes melitus yang dapat kami informasikan. Semoga dapat bermanfaat.

Source : www.diabetes.org

It's only fair to share...Share on FacebookShare on Google+Tweet about this on TwitterPin on PinterestShare on LinkedIn

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *